MATERI
2. Profesi & profesionalisme
1.
Menjelaskan mengenai profesionalisme
Profesionalisme (profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran,
cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat
pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme
berasal daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya,
(KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti
dari seseorang yang profesional.
Pengertian profesionalisme :
1. KRISPRATOMO
Profesionalisme
adalah komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut
ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha
terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional, dst.
2. SHOVOONG
Profesionalisme
adalah suatu jiwa yang lebih memprioritaskan hasil kerja yang baik dengan
proses kerja yang baik pula sesuai dengan bidang pekerjaan yang dijalani demi
tercapainya tujuan organisasi dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dalam
pekerjaannya itu. Karena seorang profesional mengetahui bahwa dengan
mendahulukan cita-cita kesuksesan organisasi, secara otomatis akan tercapai
pula prestasi pribadinya, baik itu dalam bentuk penghargaan maupun kenaikan
gaji atau kenaikan pangkat.
3. KBBI
Profesionalisme
(profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan
sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau
dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion
yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus
untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku,
kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).
4. UNIVERSITAS
MUHAMMADIAH GERSIK
Profesionalisme
merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kwalitas yang
menandai atau melukiskan coraknya suatu “profesi”. Profesionalisme mengandung
pula pengertian menjalankan suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber
penghidupan.
Ciri-ciri
profesionalisme:
1.
Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.
Seseorang yang memiliki
profesionalisme tinggi akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan
piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya kepada sesorang yang
dipandang memiliki piawaian tersebut. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah
suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai
rujukan.
2.
Meningkatkan dan memelihara imej profesion
Profesionalisme yang tinggi
ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara
imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan
melalui berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan
bahasa, sikap tubuh badan, sikap hidup harian, hubungan dengan individu
lainnya.
3.
Keinginan untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang
dapat meningkatkan dan meperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampiannya.
4.
Mengejar kualiti dan cita-cita dalam profesion
Profesionalisme ditandai
dengan kualiti darjat rasa bangga akan profesion yang dipegangnya. Dalam hal
ini diharapkan agar seseorang itu memiliki rasa bangga dan percaya diri akan
profesionnya.
Daftar
pustaka:
2.
Menjelaskan mengenai ciri-ciri dari seorang profesional dibidang teknik secara
umum
Profesional adalah orang
yang memiliki profesi atau pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki kemampuan
yang tinggi dan berpegang teguh kepada nilai moral yang mengarahkan serta
mendasari perbuatan. Atau definisi dari profesional adalah orang yang hidup dengan
cara mempraktekan suatu keterampilan atau keahlian tertentu yang terlibat
dengan suatu kegiatan menurut keahliannya. Jadi dapat disimpulkan profesional
yaitu orang yang menjalankan profesi sesuai dengan keahliannya.
Seorang profesional
tentunya harus mempunyai keahlian yang di dapatkan melalui suatu proses
pendidikan dan disamping itu terdapat unsur semangat pengambilan dalam
melaksanakan suatu kegiatan kerja. Dalam melakukan tugas profesi, seorang
profesional harus dapat bertindak objektif, yang artinya bebas dari rasa
sentimen, benci, malu maupun rasa malas dan enggan bertindak serta mengambil
keputusan.
Ciri
– ciri Profesionalisme
1.
Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam
menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang
bersangkutan dengan bidang teknik.
2.
Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah
dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil
keputusan terbaik atas dasar kepekaan pada bidang teknik .
3.
Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi
perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
4.
Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta
terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih
yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
5. Memiliki
kode etik.
6. Memiliki kemampuan yang
baik dalam perencanaan program kerja
7. Memiliki tanggung jawab
profesi serta integritas yang tinggi.
Daftar pustaka :
3.
Menjelaskan mengenai ciri-ciri dari seorang professional dibidang teknik industri
secara khusus
Teknik Industri adalah suatu bidang keilmuan yang mempelajari bagaimana
merancang, mengatur dan mengaplikasikan semua faktor-faktor seperti manusia,
mesin, metode, material, lingkungan dan analisis keuangan serta kajian
manajerial menjadi suatu sistem dalam lingkup yang berhubungan dengan fungsi
industri seperti penelitian dasar, penelitian operasional, pengembangan
terhadap suatu produk baru melalui rekayasa industri, desain produk,
perancangan sistem kerja dan ergonomi, perawatan mesin, pengendalian kualitas
dan mutu, otomasi sistem produksi hingga pada analisa kelayakan pabrik yang
mencakup pula kajian manajemen secara komprehensif dan aplikatif
Ciri-ciri seorang professional dalam bidang teknik industri
1. Mempunyai kode etik dalam setiap pekekejaan di dibidang industri.
2. Memiliki
keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang teknik industry serta kemahiran
dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas
yang bersangkutan dengan bidang teknik industri.
3.
Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah
dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil
keputusan terbaik atas dasar kepekaan pada bidang teknik industri.
Daftar
pustaka:
1. Profesionalisme adalah komitmen para
profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan
kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerus untuk
mengembangkan kemampuan professional, merupakan pengertian profesionalisme
menurut…
a. SHOVOONG
b. KRISPRATOMO
c. KBBI
d. UNIVERSITAS
MUHAMMADIAH GERSIK
2.
Pengertian profesionalisme menurut SHOVOONG adalah…
a. Profesionalisme
adalah komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut
ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional, usaha
terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan professional
b.
Profesionalisme adalah suatu jiwa yang lebih memprioritaskan hasil kerja yang
baik dengan proses kerja yang baik pula sesuai dengan bidang pekerjaan yang
dijalani demi tercapainya tujuan organisasi dengan mengesampingkan kepentingan
pribadi dalam pekerjaannya itu. Karena seorang profesional mengetahui bahwa dengan
mendahulukan cita-cita kesuksesan organisasi, secara otomatis akan tercapai
pula prestasi pribadinya, baik itu dalam bentuk penghargaan maupun kenaikan
gaji atau kenaikan pangkat
c. Profesionalisme
(profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan
sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau
dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion
yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus
untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku,
kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).
d. Profesionalisme
merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kwalitas yang
menandai atau melukiskan coraknya suatu “profesi”. Profesionalisme mengandung
pula pengertian menjalankan suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber
penghidupan
3.
Ciri-ciri profesionalisme adalah…
a. Keinginan untuk selalu
menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.
Seseorang yang memiliki
profesionalisme tinggi akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan
piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya kepada sesorang yang
dipandang memiliki piawaian tersebut. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah
suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai
rujukan.
b. Meningkatkan dan memelihara
imej profesion
Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh
besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion
melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan melalui
berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan bahasa,
sikap tubuh badan, sikap hidup harian, hubungan dengan individu lainnya
c. Keinginan
untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat
meningkatkan dan meperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampiannya
d.
semua benar
4. Ciri-ciri
profesionalisme di bidang teknik, kecuali…
a. Memiliki keterampilan
yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan
tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan
bidang teknik.
b.
. Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu
masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam
mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan pada bidang teknik
c.
Tidak memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan
mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya
d.
Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta
terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih
yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya
5.
Profesionalisme menurut KBBI
a. Profesionalisme adalah suatu jiwa yang lebih memprioritaskan hasil kerja
yang baik dengan proses kerja yang baik pula sesuai dengan bidang pekerjaan
yang dijalani demi tercapainya tujuan organisasi dengan mengesampingkan
kepentingan pribadi dalam pekerjaannya itu. Karena seorang profesional
mengetahui bahwa dengan mendahulukan cita-cita kesuksesan organisasi, secara
otomatis akan tercapai pula prestasi pribadinya, baik itu dalam bentuk
penghargaan maupun kenaikan gaji atau kenaikan pangkat.
b. Profesionalisme adalah komitmen para profesional terhadap profesinya.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga
profesional, usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional,
dst.
c.
Profesionalisme merupakan suatu
tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kwalitas yang menandai atau
melukiskan coraknya suatu “profesi”. Profesionalisme mengandung pula pengertian
menjalankan suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber penghidupan.
d.
Profesionalisme (profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara
pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada
atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada
profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian
khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah
laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar